Ragam

Awas Bahaya Kerokan

Jumat, 14/10/2011 10:04 | 0 Komentar | 9247 view | C T A

 

Awas Bahaya Kerokan Preview picture : Awas Bahaya Kerokan
Awas Bahaya Kerokan

Ragam of The Month:

Ragam pilihan:
Ini Dia Langkah-langkah Dapatkan Kuku Yang Cantik Dan Kuat Dari Bahan Alami
Yuk..kendalikan Nafsu Makan!!!

Artikel terkait:
Gigi Goyang Tanpa Sebab? Awas Gejala Kanker Mulut
Awas Bahaya Mendengkur!
Pipi Terlihat Kemerahan? Awas Gejala Bronkitis

Ragam - Menyambung cerita dari artikel berjudul “ Pegal-pegal? Awas Masuk Angin! (Ragam, rabu 5/10), kerokan ternyata ada bahayanya lho.

Bahaya kerokan sendiri baru berdampak atau dirasakan dikemudian hari dan bukannya langsung berdampak pada tubuh.

Berikut ini bahaya-bahaya yang bisa diakibatkan dari kerokan seperti yang dilansir dari situs jevka.com.dan juga berapa situs lainnya.

- Kerokan bisa membuat pembuluh darah kecil pecah.

Secara medis, kerokan adalah salah satu metode memperlebar pembuluh darah tepi yang menutup (vasokontiksi) menjadi menjadi semakin melebar (vasaditilasi) .

“Ini tak berbahaya asal tak jadi kebutuhan primer,” ujar Mulyadi, dokter dari Klinik Medizone.

Menurut si dokter lagi  jika terus-terusan kerokan, bisa berakibat pecahnya banyak pembuluh darah kecil dan halus

- Kerokan bisa membawa bakteri dan virus masuk dengan mudahnya dalam tubuh.

Saat kerokan, pori-pori tubuh menjadi terbuka lebar karena efek gesekan kulit dengan benda tumpul dan juga karena panas tubuh yang meningkat. Pori-pori yang membesar bisa mempermudah angina kembali masuk ke dalam tubuh dimana disertai dengan bakteri dan virus.

Emang sih efeknya gak bakalan langsung terasa pada saat itu juga tapi nanti dikemudian hari. Sebagian orang akan merasa ketagihan untuk dikerok karena dinilai efektif mengusir angin dari dalam tubuh (selain karena termasuk pengobatan murah meriah). Dan semakin dikerok, semakin besar pori-pori melebar dan itu juga berarti semakin banyak juga virus dan bakteri yang masuk dalam tubuh.

- Kerokan bisa mengakibatkan kontraksi

Buat para ibu hamil, kerokan gak dianjutkan untuk dilakukan jika masuk angin. Dan ini nih alasannya.

Saat kerokan, maka akan terjadi inflamasi. Dan yang menjadi masalah adalah reaksi penolakan terhadap inflamasi tubuh. Saat terjadi inflamasi, maka mediator anti inflamasi akan mengeluarkan zat “Cytokine” yang merupakan sel yang bisa meningkatkan  kekebalan tubuh. Zat ini akan memicu pelepasan Prostaglandin yang bisa menyebabkan kontraksi pada rahim. Sehingga ibu-ibu hamil sangat dilarang kerokan karena bisa mengakibatkan kontraksi dini akibat munculnya zat Prostaglandin itu.


+ Tampilkan Komentar